Competitions
Juara bertahan Spanyol sukses menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti setelah duel sengit di leg kedua perempat final berakhir imbang 3-3 di Valencia, Minggu (24/3). Kemenangan ini membawa La Roja menghadapi Prancis di semifinal, yang sebelumnya juga menang adu penalti atas Kroasia setelah agregat berakhir 2-2.
Pada malam penuh ketegangan, Portugal harus berjuang hingga perpanjangan waktu untuk menyingkirkan Denmark dan memastikan tiket ke semifinal. Seleção das Quinas akan bertemu tuan rumah Jerman setelah menang agregat 5-4 atas Italia.
Spanyol membuka keunggulan setelah hasil imbang 2-2 di leg pertama. Mikel Oyarzabal sukses mengeksekusi penalti setelah dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, Belanda segera merespons. Memphis Depay mencetak gol dari titik putih sembilan menit memasuki babak kedua setelah dilanggar di kotak penalti.
Oyarzabal kembali membawa Spanyol unggul di menit ke-67 berkat aksi individu luar biasa dari Nico Williams. Tetapi Belanda kembali menyamakan skor melalui tembakan keras Ian Maatsen pada menit ke-79.
Laga pun berlanjut ke perpanjangan waktu, di mana Lamine Yamal menunjukkan kelasnya dengan gol cantik ke pojok gawang. Sayangnya, Spanyol gagal menjaga keunggulan setelah Unai Simon melanggar Xavi Simons di area penalti, yang kemudian sukses mengeksekusi penalti tersebut.
Di babak adu penalti, Spanyol menang 5-4 meskipun Yamal sempat gagal. Unai Simon tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan penalti Donyell Malen, sementara Pedri memastikan kemenangan dengan tendangan penentu.
"Kami Spanyol, dan kami tidak perlu takut kepada siapa pun," tegas Pedri kepada TVE, jelang laga semifinal melawan Prancis di Stuttgart pada 5 Juni mendatang.
Prancis sempat tertinggal dua gol dari Kroasia di Stade de France sebelum akhirnya bangkit. Michael Olise membuka skor dengan tendangan bebas brilian di menit ke-52, diikuti gol Ousmane Dembele yang menyambut umpan Olise.
Theo Hernandez sempat gagal mengeksekusi penalti di babak adu penalti, namun Prancis tetap menang 5-4 setelah Dayot Upamecano mencetak gol penentu di babak sudden death. "Kami bangun dengan keyakinan bahwa ini akan menjadi malam yang luar biasa," ujar Kylian Mbappe kepada TF1.
Portugal harus bekerja keras setelah kalah 0-1 di leg pertama melawan Denmark. Meski Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti awal, Portugal unggul lebih dulu setelah Joachim Andersen mencetak gol bunuh diri.
Denmark sempat menyamakan kedudukan lewat sundulan Rasmus Kristensen, tetapi Ronaldo akhirnya mencetak gol ke-136 bagi timnas Portugal dengan memanfaatkan bola rebound.
Drama berlanjut saat Christian Eriksen membawa Denmark unggul kembali. Namun, Portugal berhasil memaksakan perpanjangan waktu setelah Francisco Trincao mencetak gol di menit ke-90.
Trincao kembali mencetak gol di menit pertama perpanjangan waktu, sebelum Goncalo Ramos memastikan kemenangan. Portugal akan menghadapi Jerman di semifinal yang digelar di Munich pada 4 Juni.
Tim asuhan Julian Nagelsmann harus berjuang keras menyingkirkan Italia dengan agregat 5-4 setelah laga berakhir 3-3 di Dortmund.
Jerman sempat unggul lewat penalti Joshua Kimmich sebelum Jamal Musiala memanfaatkan kelengahan kiper Gianluigi Donnarumma yang sibuk protes kepada wasit. Tim Kleindienst mencetak gol ketiga bagi Jerman sebelum Moise Kean mencetak dua gol balasan untuk Italia.
Giacomo Raspadori sempat menyamakan skor lewat penalti di masa injury time, tetapi Italia kehabisan waktu untuk mencetak gol tambahan. "Sepak bola tidak pernah sempurna, tapi ini adalah permainan terbaik yang pernah kami mainkan," ujar Nagelsmann.
Sementara itu, Belgia nyaris terdegradasi ke Liga B sebelum Romelu Lukaku mencetak dua gol telat untuk membalikkan agregat 3-1 menjadi kemenangan 3-0 atas Ukraina.
Dengan hasil ini, empat tim semifinalis UEFA Nations League sudah dipastikan, Spanyol vs Prancis dan Portugal vs Jerman. Siapakah yang akan menjadi juara? Jangan lewatkan berita terbaru dan analisis mendalam hanya di ShotsGoal!